Rabu, 27 April 2011

Tahan Malu Kalau Mau Maju

Assalamualaikum Wr Wb

Perkenalkan nama saya Alkautsar,saya berkerja di Bank Danamon Simpan Pinjam cabang Cibinong dari Bulan Mei 2007 s/d Februari 2011 sebagai Sales Officer dan sekarang saya bekerja di Bank Pundi Indonesia Tbk dari Maret 2011 s/d sekarang sebagai Account Officer. Disini saya hanya berbagi ilmu untuk canvasing sebagai Sales/Account Officer.....memang bukan hal yang istimewa sih tetapi saya yakin berhasil karena sudah saya jalani selama 4 tahun ini.

                                  "Tanpa sifat 'tebal muka' ini, mungkin saya akan keok mendengar penolakan-penolakan calon nasabah"

Dari kata Selamat Pagi yang selalu menjadi pembuka aktifitas pekerjaan saya sebagi seorang Sales Officer (SO), saya telah menemukan 5 kunci utama kesuksesan saya yaitu 5B:  Berdoa, Berusaha, Bekerja Keras, Bersabar dan Beruntung. Selain 5B,ternyata masih ada satu modal utama lagi untuk merengguk kesuksesan sebagai seorang SO yaitu : Tahan Malu

tanpa sifat yang satu ini, saya tidak akan bisa mencapai target pengisian Laporan Kunjungan new debitur perharinya dan tentunya tuntutan target yang ditentukan oleh unit saya. Tanpa sifat "tebal muka" ini, mungkin saya akan mudah keok mendengar penolakan-penolakan calon nasabah ( disingkat : CaNas ). Bagi my bro SO yang lain tentu sudah maklum pada keadaan dilapangan yang sering bikin gundah gulanah. lontaran kata dari CaNas seperti " Mas,taruh saja brosurnya!!", "Maaf Mas, saya belum ada kebutuhan/belum minat","Dari bank ya ?!! ah,bunganya tinggi", atau bahkan ada yang hanya diam seribu bahasa.


Frustasi??...ooo itu pasti. tetapi saya berprinsip tidak akan meninggalkan tempat usaha CaNas tanpa mengantongi nama,umur usaha,omset atau data-data yang diperlukan didalam laporan harian kunjungan seorang sales. untuk itu saya ingin berbagai kiat-kiat berkomunikasi dengan CaNas.


"Mas, taruh saja brosurnya! atau CaNas hanya diam saja"
Jika my bro SO  mengalami kejadian tersebut cobalah anda membuka komunikasi dengan membeli air mineral gelas terlebih dahulu dan meminta ijin untuk beristirahat sejenak. Sembari istirahat cobalah berkomunikasi dengan CaNas dengan melakukan pembukaan yang realitas dengan keadaan, misalnya "Luar biasa, hari ini panas sekali" dll. kita juga bisa sesekali melontarkan kata memuji seperti," Wah, Abang hebat ya ...stock barangnya banyak, pasti modalnya besar ya?"  Cobalah lakukan interaksi dengan CaNas selama 5-10 menit sebelum membayar air mineral yang my bro SO minum. Dari pengalaman saya,dengan modal Rp.500,- dan jeda waktu tsb,minimal saya sudah mengantongi nama,umur usaha,omset dan jika beruntung saya sudah mengantongi juga nomer contactnya. hari berikutnya,saya akan kunjungi kembali CaNas tersebut untuk "memperdalam" hubungan.

"Maaf mas,saya belum ada kebutuhan/belum minat"
my bro SO, jawaban seperti ini mungkin sering didengar. kalau saya mendapatkan jawaban seperti ini, biasanya saya menawarkan CaNas untuk berinvestasi, misalnya dengan membeli mobil angkutan barang yang berguna untuk kebutuhan usaha atau merenovasi atau membeli rumah/tempat usaha untuk pengembangan usaha CaNas tersebut.

untuk menunjang hal ini, biasanya saya sering meng-Update info-info penjualan lokasi usaha yang strategis, penjualan mobil dll. intinya saya juga memperluas koneksi,tidak terbatas pada CaNas saja. my bro SO hal yang simple untuk mendapatkan hal ini ada bisa update melalui koneksi internet seperti di tokobagus.com

"Dari BANK ya ????...aah bunganya tinggi"
ini bagian yang saya suka. Kenapa ???. my bro SO disinilah kemampuan kita bernegosiasi diuji. jika CaNas melontarkan kalimat itu, berarti CaNas tersebut sudah tahu tentang bank kita bernaung. Peran kita menjadi sangat penting disini karena kalau salah memberikan informasi, yang terjadi justru sikap antipati dari CaNas. Kata pembuka yang sering saya pakai disituasi ini adalah:

"Bunga kami bersaing dengan bank lain dan angsuranya bisa disesuaikan dengan kemampuan abang/ibu. cukup sisakan uang Rp. 50 rb/hari selama 20 hari kerja , maka abang/ibu bisa mendapatkan pinjaman 15 juta dengan jangka waktu 2 tahun.tabungan untuk angsuran tersebut itupun akan kami ambil ke tempat abang/ibu,jadi abang/ibu tidak perlu repot ke bank".( jika tempat kerja/bank my bro SO mempunyai layanan Cash Pick Up atau juga my bro SO bisa menggunggulkan layanan failitas bank tempat my bro SO berkerja).

Jika CaNas termasuk orang yang sudah banyak pengalaman dengan bank. Coba tawarkanlah produk dengan  bunga rendah yang plafonnya sudah ditentukan oleh pihak bank my bro SO bekerja. Jika CaNas sudah mempunyai track record di bank lain, cobalah menawarkan "Take Over" . Ceritakan kepada CaNas bahwa kelebihan produk yang bunga rendah dan keunggulan program take over.

TipS lainnya : my bro SO  jangan sesekali membawa pulang aura negatif akibat bertemu dengan CaNas yang membuat hati my bro SO panas tadi.....santai dan nikmati aja bunga-bunga kehidupan ini hehehehe

Tulisan ini hanya bersifat berbagi informasi bukan untuk menggurui. Semoga bisa memberikan inspirasi bagi my bro SO karena hal-hal diatas telah berhasil menginspirasi saya. Di benak my bro SO pasti telah bertanya-tanya , berapa hasil yang saya dapat dengan menjalankan strategi "Tahan Malu" tadi ? terhitung sejak bekerja di Bank Danamon Simpan Pinjam Cabang Cibinong (disingkat: DSP ), saya mempunyai nasabah sebanyak 136 NOA (kepanjangan :Number of Account / Nasabah) dan ini belum termasuk Nasabah yang sudah lunas dipercepat. Pada bulan Juli 2009,saya pernah berhasil mencairkan 10 NOA dan insentif yang saya peroleh...wow Luarr Biasa.  Sekarang di Bank Pundi Indonesia,Tbk bulan  maret 2011 saya sudah berkontribusi 340 juta 1 NOA dan bulan april 2011 ini on proses Kantor Pusat sebanyak 2 NOA dengan total 1,7 Milyar (minta doanya biar ter ACC ya...amin)

Mungkin masih standar dibandingkan my bro SO yang lain. tetapi jangan dilihat perolehan target saya, lihatlah segi "bertemu dengan CaNas dan bersilaturahmi dengan CaNas" itu yang membuat hati saya Adem menjalani pekerjaan ini.

tulisan ini Bagus atau Tidak,tergantung dari posting my bro SO tulis dibawah ini

tunggu tulisan/artikel saya tentang perbankan selanjutnya.

Wassalamualaikum Wr.Wb